Bisnis

3 Manfaat dan Fungsi Memiliki Website Bagi Bisnis

Fakta yang harus diketahui oleh pebisnis saat ini adalah semua layanan sudah serba online dan terkoneksi internet dengan begitu mudah. Jika tidak beradaptasi dan membuka diri terhadap kemajuan jaman, maka bisa dipastikan usaha anda bangkrut perlahan tergerus jaman. Karena calon pembeli saat ini semakin cerdas dalam menemukan produk yang lebih mudah dan cepat dijangkau.

Fakta lain juga menunjukan bahwa ada begitu banyak mall-mall yang kini beralih fungsi yang semula tempat berbelanja kini hanya sebatas tempat nongkrong dan hiburan bersama keluarga.

Perilaku konsumen inilah yang harus kita perhatikan oleh Anda sebagai pebisnis, mereka mencari sesuatu yang simple, mudah di dapat, dan tanpa harus membuang waktu. Hal demikian menjadi gaya hidup masyarakat masa kini dan Website adalah jawaban dari semua perkembangan teknologi zaman Milenial seperti sekarang ini. Memiliki website bisa memberikan banyak manfaat serta keuntungan bagi sebuah bisnis dan usaha.


Ketahui 3 Manfaat Bagi Anda Pebisnis Online

1) Membangun Brand dan Reputasi

Membangun branding sangat krusial bagi bisnis. Banyak website di desain secara khusus untuk melakukan branding. Informasi yang lengkap serta mudah di akses akan meningkatkan reputasi bisnis anda. Reputasi Anda adalah nilai yang tidak bisa di tawar dalam meningkatkan pertumbuhan bisnis Anda.

2) Media Promosi dan Transaksi 24 jam

Teknologi promosi dan transaksi akan berjalan secara online selama 24 jam non stop. Bahkan website akan mendatangkan buyer baru tanpa repot urus ini itu. Bayangkan, kini Anda memiliki toko yang beroperasi selama 24 jam penuh tanpa harus mengeluarkan biaya sewa tempat dan operasional yang besar.

3) Virtual Asset yang berharga

Apapun yang menghasilkan adalah Asset. Begitu juga website, dengan website bisnis kita semakin berharga. Bayangkan jika suatu produk dan jasa tidak memiliki website resmi? Pasti kita akan mengira itu produk abal-abal kan?


Tentu masih begitu banyak manfaat yang didapat jika Anda memiliki website, dan tahukah Anda bahwa saat ini pembuatan website bisa di dapat hanya dengan harga Rp. 95.000 saja dan unlimited produk. Coba lihat fiturnya disini

Selengkapnya »

Strategi Viral Marketing

Saat ini berbagai strategi tentu saja harus dipikirkan dengan matang sehingga yang namanya promosi tidak hanya sekedar mengeluarkan biaya besar namun juga perlu dilihat seberapa efisien karena nantinya harus dituangkan ke dalam pembukuan usaha Anda. Kesalahan dalam memilih media promosi bukan malah menguntungkan anda tetapi malah membuat usaha anda justru menjadi lebih sulit.

Nah, dengan strategi viral maka anda akan menggunakan cara yang berbeda dalam promosi usaha anda. Efek viral lah nantinya yang diharapkan bisa terjadi sehingga harapannya bisa mendongkrak penjualan menjadi jauh lebih besar secara jangka panjang untuk naik secara signifikan.

Manfaatkan cara promosi kovensional dengan menggunakan sarana digital secara bersamaan karena saat ini semakin banyak orang yang aktif secara online.

Jika promosi konvensional adalah dengan menggunakan iklan di banner, iklan di Koran dan majalah, pamphlet, brosur atau selebaran dan jika promosi online bisa dengan siaran di radio, promosi di sosial media, dll.

Diharapkan dengan perpaduan kata-kata yang menarik, visual gambar yang membuat orang penasaran nantinya efek viral akan tercipta.

Efek viral sendiri dimaksudkan adalah konsumen secara sadar atau tidak memberitahukan mengenai usaha anda ke konsumen yang lain yang ditemuinya. Bukankah promosi paling cepat adalah dari mulut ke mulut? Nah, hal itulah yang kita harapkan dari sebuah strategi viral.

Berikut ini adalah beberapa cara jitu yang bisa anda lakukan untuk bisnis anda untuk mendapatkan efek viral yang positif. Tentunya jika efek viral sudah berhasil dicapai, harapannya bisnis anda bisa melebarkan sayap semakin besar dengan jangkauan pasar yang lebih luas.


1) Kejutan

Konsumen paling senang dengan yang namanya kejutan. Berikan kejutan yang tak terduga sama sekali oleh konsumen anda. Contoh kejutannya bisa seperti ini. Misalkan anda punya usaha tempat makan atau restaurant dan semua seat full oleh pengunjung yang berarti restaurant anda sedang ramai-ramainya bukan?

Anda bisa mengumumkan saat itu bahwa semua pengunjung yang berada disana berhak mendapatkan diskon untuk makanan dan minuman yang dipesan sebesar 50% hanya selama 15 atau 30 menit saja.

Nah, ini tentu saja akan menjadi kejutan yang menyenangkan bagi konsumen yang berada disana dan pasti secara tidak langsung membuat mereka akan ingin memesan makanan sebanyak mungkin karena sedang ada promo special yang berlangsung dalam waktu yang cukup singkat. Yakinlah bahwa setiap orang yang berada disana nantinya akan menceritakan hal baik itu kepada orang lain yang mereka temui entah keluarganya, sahabatnya atau koleganya. Dan disanalah efek viral mulai bekerja.

2) Pelayanan Maksimal

Bukan rahasia lagi jika konsumen senang dengan pelayanan maksimal untuk apa saja yang mereka inginkan.

Misalnya makanan yang mereka pesan tidak sengaja tumpah karena tersenggol anaknya, jangan ragu untuk langsung mengganti makanan dengan yang baru tanpa membebankan charge/harga tambahan kepada konsumen anda. Dijamin lain waktu konsumen tersebut akan datang lagi bahkan mungkin dengan jumlah orang yang lebih banyak karena rasa puas pada pelayanan yang anda berikan.

3) Endorse Public Figure

Bukan sebuah hal baru lagi jika rasa percaya konsumen terhadap suatu produk adalah dilihat dari siapa yang menjadi icon/orang yang menikmatinya.

Misalkan saja menu andalan restaurant anda ternyata dimakan langsung oleh seorang artis favorite lalu kemudian posting fotonya di social media restaurant anda dan pasang juga fotonya di restaurant anda.

Ini akan membuat konsumen anda jauh lebih percaya untuk datang dan menikmati semua hidangan disini berserta memberitakan kabar tersebut ke orang lain untuk juga mencicipi makanan ditempat anda.


Nah, hal diatas bisa menjadi panduan bagi anda yang ingin mencoba mendatangkan efek viral bagi usaha anda. Tentunya memang anda juga harus cerdik dan kreatif sehingga promosi bisa berjalan dengan maksimal dan berhasil mengenai sasaran yang anda harapkan.

Aktif promosi dengan akun social media anda juga sangat baik. Jangan lupa berikan kejutan special berupa voucher bagi yang berulang tahun atau yang sedang merayakan keberhasilan seperti lulus sarjana, wisuda, promosi jabatan dan lainnya.

Anda juga bisa mengadakan kuis kemudian siapa yang berhasil menjawab akan mendapatkan hadiah special dari anda. Hal seperti ini akan sangat cepat sekali menyebar terutama di kalangan anak muda.

Semoga bermanfaat… ☺☺☺


Diolah dari berbagai sumber

Selengkapnya »

Bisnis Offline Tetap Harus Memiliki Website. Mengapa?

Di era digital seperti sekarang, setiap orang bisa mengakses internet kapanpun dan di manapun. Kemunculan media sosial berdampak pada segala jenis bidang kehidupan, termasuk bisnis. Meskipun pemasaran dan transaksi sebuah bisnis terjadi secara offline, bukan berarti si pemilik bisnis tidak perlu melebarkan pangsa pasarnya ke bisnis dunia maya. Bisnis offline sekalipun tetap harus memiliki media sosial yang dapat diakses dengan internet, misalnya website. Sedikitnya ada 5 alasan mengapa bisnis offline harus memiliki website.

1. Menciptakan kesan seller yang standby 24 jam

Meskipun pemilik bisnis bekerja dan memasarkan produknya secara offline, perlu diingat bahwa konsumen mereka adalah “kalangan online”. Artinya, mereka selalu mengakses internet untuk memenuhi kebutuhan dan keingintahuan mereka.

Melalui website, seller dapat menciptakan kesan bahwa mereka selalu siap menanggapi konsumen yang selalu online tersebut. Meski tidak memasarkan secara online, setidaknya calon buyer dapat memperoleh informasi produk lewat website. Ketika rasa keingintahuan calon buyer telah terjawab, ia akan mengunjungi toko offline milik seller untuk melakukan pembelian.

2. Berinteraksi secara dua arah dengan buyer

Website memungkinkan buyer untuk menyampaikan tanggapan dan pertanyaan terkait produk yang dijual seller. Seller juga bisa memberikan tanggapan terhadap umpan balik dari buyer tersebut. Website menjalin komunikasi dua arah semacam ini.

Selain itu, website membantu seller dalam hal promosi. Seller tidak perlu mengeluarkan biaya cetak brosur atau pamflet untuk mempublikasikan bahwa ia memberikan promosi untuk produk-produk tertentu. Seller hanya perlu mencantumkan keterangan promosi di dalam websitenya. Dengan begitu, seller tidak perlu mengeluarkan biaya sepeser pun.

3. Brand awareness di dunia maya

Brand awareness tidak hanya perlu dilakukan secara offline, namun juga online. Ini dilakukan agar seller dapat mencapai seluas-luasnya pangsa pasar. Jika seller tidak memiliki website, ia tidak akan mampu bersaing dengan kompetitor yang tidak hanya berjualan secara offline, tetapi juga online. Merek atau brand milik seller pun jadi tidak dikenal oleh orang banyak.

4. Media untuk mengumpulkan testimonial positif

Website memungkinkan para buyer yang pernah bertransaksi untuk memberikan testimonial positif. Rekomendasi buyer seperti komentar positif, share, dan like terhadap satu produk dapat memberikan gambaran kepada calon buyer sebelum melakukan pembelian. Semakin banyak testimonial positif yang dibaca buyer melalui website, semakin besar kemungkinan buyer untuk membeli produk tersebut.

5. Berbisnis dalam skala global

Website tidak hanya memberikan akses untuk berbisnis secara lokal, namun juga secara nasional, internasional, bahkan global. Kemudahan website untuk diakses dari belahan dunia mana pun memperluas jangkauan pasar milik seller. Bukannya tidak mungkin jika seller akan mendapatkan permintaan dari buyer yang berasal dari luar negeri setelah membaca website seller.

Sumber : Facebook

Selengkapnya »

5 Tips Ini Dapat Meningkatkan Brand Anda di Social Media

Social media adalah sebuah marketing tools yang paling banyak digunakan belakangan ini. Tetapi dengan begitu banyak pengguna social media yang memposting sebuah status ataupun konten berseri membuat para pebisnis online merasa kewalahan. Lini masa yang terus bergerak membuat konten dan social media Anda mudah bergulir dan tenggelam sehingga tidak banyak yang melihat.

Sebagai pebisnis online yang membutuhkan konversi follower social media menjadi konsumen, Anda perlu meningkatkan brand Anda di social media. Brand adalah segalanya. Dengan brand yang kuat dan melekat di pikiran masyarakat akan memudahkan Anda untuk menguasai pasar. Brand yang kuat juga dapat membantu Anda meningkatkan engagement dan brand awareness dengan follower di social media. Nah, bagaimana caranya meningkatkan brand Anda di social media? Simak tips berikut ini, ya!

1. Membuat konten yang memiliki value dan tidak sekadar berjualan saja. Pengguna social media tentunya sangat tertarik dengan berita dan kejadian yang sedang berlangsung, tips-tips yang up to date, cerita-cerita yang bermanfaat dan sebagainya. Banyak konten yang Anda bisa buat tanpa mengedepankan promosi saja. Sebagai contoh, bagi penjual produk fashion, Anda dapat memberikan tips untuk mix and match pakaian yang sedang trend, menceritakan jenis hijab dari masa ke masa, mengunggah tutorial terbaru, dan lain-lain. Jangan takut produk Anda tidak laku karena tidak mengedepankan promosi. Dengan memberikan konten yang bernilai, hal tersebut justru dapat meningkatkan brand Anda di social media. Apabila brand Anda sudah melekat di pikiran followers Anda di social media, sudah tentu mereka akan setia untuk memakai produk Anda.

2. Postinglah konten-konten tersebut secara konsisten. Banyaknya tools yang tersedia untuk memosting sebuah konten secara otomatis dan terjadwal kini dirasa begitu menjenuhkan. Terlebih lagi konten yang terjadwal tersebut biasanya diambil dari konten-konten lama sehingga membosankan para follower yang membacanya. Luangkanlah sedikit waktu Anda untuk berbagi konten pada pagi, siang atau sore hari dan manfaatkan momen sharing tersebut sebagai sarana tanya jawab dengan follower Anda. Hal ini berupaya untuk menjaga brand Anda agar selalu terlihat kreatif karena konten yang fresh.

3. Jangkaulah seluruh followers Anda. Pasti ada beberapa followers Anda yang selalu aktif menjawab status Anda di social media, me-retweet, re-share dan selalu mengikuti konten-konten yang Anda bagikan. Followers dengan tipe seperti ini jangan sampai Anda abaikan. Mereka lah potensi terbesar untuk menyebarluaskan brand Anda kepada orang-orang di sekitarnya. Jadilah admin social media yang ramah, aktif, memiliki ide untuk menggelar kuis serta bagi-bagi hadiah. Dengan banyaknya interaksi dan engagement antara Anda dan para followers, hal ini akan memberi rasa penasaran kepada orang lain yang melihatnya. Sehingga mereka akan ikut memfollow akun social media Anda.

4. Berpikirlah untuk menjangkau seluruh pengguna social media yang sesuai dengan target market Anda. Jika Anda benar-benar ingin meningkatkan brand Anda di social media, Anda harus bersedia untuk mengeluarkan sejumlah budget. Keberadaan social media seperti Facebook, Twitter dan Instagram secara tidak langsung menjadi database dari berbagai penggunanya berdasarkan faktor umur, gender, hobi dan banyak hal lainnya. Tentunya hal ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk mempromosikan jualan. Terlebih lagi setelah Facebook, Twitter dan Instagram meluncurkan layanan iklan bagi penggunanya yang ingin melakukan promosi lebih luas dan tidak terbatas dengan fans di Fanspage Facebook maupun follower Twitter dan Instagram Anda saja. Layanan iklan ini mampu menjadi jembatan bagi pebisnis online untuk dapat memasarkan produk bisnisnya melalui social media. Dengan banyaknya pengguna social media dari berbagai kalangan yang melihat iklan Anda, diharapkan mampu meningkatkan brand Anda di social media hingga peningkatan omset penjualan yang berlipat-lipat.

5. Memberikan solusi dari keluhan pelanggan secara cepat. Social media kini telah dimanfaatkan oleh para penggunanya untuk menyampaikan keluhan. Siapapun dapat membacanya sehingga sangat mudah bagi pengguna produk Anda untuk mengetahui keluhan tersebut. Sebelum keluhan tersebut menjadi semakin viral dan banyak orang yang mengetahuinya, Anda perlu belajar untuk menanggapi dengan cepat. Jika konsumen yang kecewa dengan produk Anda memosting sesuatu di social media, hubungilah mereka secepat mungkin dan berikan solusi yang tepat. Sebagai contoh, banyak sekali brand besar seperti jasa ekspedisi, penyedia transportasi, perusahaan telekomunikasi dan layanan jasa lainnya yang tab mentionnya penuh dengan makian dan keluhan. Belajarlah dari mereka untuk menghadapi pengguna social media dengan berbagai latar belakang pikiran yang beragam.


Sumber: disini

Selengkapnya »